Riset Operasi? Spesies macam apa ini? Baru aja mendengar kata riset kepala rasanya sudah pusing tak karuan. Riset memang tidak mudah. Bahkan untuk membuat tulisan ini pun perlu melakukan riset terlebih dahulu, lho. Tapi, tahukah bahwa dalam kehidupan sehari-hari, tanpa kita sadari kita sering melakukan riset?
Yup, riset tidak selalu mengenai kegiatan membuat penelitian, skripsi, jurnal, dan kawan-kawannya. Pun demikian dengan Riset Operasi. Sebelum membahas lebih jauh mengenai Riset Operasi, seperti biasa kita simak dahulu pengertian menurut para ahli. Menurut Taha (1987), Riset Operasi diartikan sebagai “penggunaan teknik-teknik matematis untuk membuat model dan mengambil keputusan”. Miller dan MK. Starr menyatakan dalam Syaifuddin (2011) bahwa Riset Operasi adalah “alat manajemen yang menyatukan ilmu pengetahuan, matematika, dan logika dalam memecahkan masalah, sehingga dapat diselesaikan secara optimal”.
Jika kita lihat dari dua pernyataan di atas, maka kita dapat mengambil kesimpulan. Terdapat kata kunci “membuat model”, “memecahkan masalah”, dan “mengambil keputusan”. Ya, Riset Operasi adalah sebuah langkah menyusun model matematis untuk menyelesaikan masalah operasional dalam berbagai bidang, sehingga dapat diambil keputusan secara optimal. Namun, bagaimana asal muasal munculnya istilah Riset Operasi dalam peradaban?
Dari berbagai referensi, diketahui bahwa semua ini bermula saat Perang Dunia kedua (ingat, Perang Dunia, bukan Piala Dunia). Layaknya situasi perang, tentara Inggris dihadapkan pada keadaan sumber daya yang terbatas. Karena itu, militer Inggris lalu memanggil banyak peneliti untuk ditugaskan melakukan riset terhadap operasi militer, guna memecahkan masalah penggunaan anti kapal selam, konvoi, hingga strategi pengeboman yang efektif. Langkah ini cukup berhasil, dan membantu mereka dalam memenangi Battle of North Atlantic. Hal yang sama lalu dilakukan oleh militer AS untuk menunjang keberhasilan dalam Perang Dunia kedua, dengan memanfaatkan sumber daya perang yang terbatas. Setelah Perang Dunia kedua usai, inilah awal mula istilah Riset Operasi dipopulerkan, yang terinspirasi dari “riset operasi militer”.
Kini, Riset Operasi digunakan dalam berbagai bidang industri. Seperti perencanaan pembelian, perencanaan produksi, alokasi sumber daya produksi, perhitungan nilai keuntungan, penentuan jalur distribusi produk, perencanaan kerja, dan lain sebagainya. Pertanian juga tak luput dari penerapan Riset Operasi. Beberapa contoh Riset Operasi yang dapat kita jumpai dalam pertanian antara lain penentuan prioritas benih yang akan ditanam, perencanaan persediaan pakan, hingga menentukan target pengiriman komoditas pertanian.
Bicara tentang Riset Operasi, secara matematis terdapat tiga unsur utama, yaitu variabel keputusan, fungsi tujuan, dan fungsi kendala. Variabel keputusan adalah komponen-komponen penyusun fungsi tujuan. Sementara fungsi kendala adalah kumpulan-kumpulan persamaan yang menjadi pembatas dalam menentukan nilai suatu variabel. Secara umum, fungsi tujuan bermuara pada dua pilihan keputusan, yaitu maksimisasi keuntungan dan minimisasi biaya. Kedua keputusan tersebut merupakan kondisi optimal fungsi tujuan yang diraih setelah dilakukan penyesuaian terhadap kendala-kendala yang menyertai.
Seiring berjalannya waktu, saat ini mulai berkembang teknik-teknik Riset Operasi yang dapat digunakan disesuaikan dengan bidang dan tujuan yang ingin dicapai. Beberapa metode yang terkenal antara lain Linear Programming, Metode Transportasi, Teori Antrian, Analisis Jaringan Kerja, dan lain-lain. Selain melalui perhitungan secara manual, penyelesaian masalah Riset Operasi kini juga dapat dibantu menggunakan software seperti LINGO, LINDO, QM, SPSS, dan bahkan Microsoft Excel.
Pada artikel selanjutnya, kita akan membahas salah satu dari teknik-teknik Riset Operasi. Apa itu? Stay tune terus bersama kami!
Referensi
Taha, Hamdy A. 1987. Operation Research: An Introduction. USA: Prentice Hall.
Siang, Jong Jek. 2011. Riset Operasi dalam Pendekatan Algoritmis. Yogyakarta: CV Andi Offset.
Hillier, Frederick S. dan Gerald J. Lieberman. 2001. Introduction to Operation Research. New York: McGraw-Hill.
Syaifuddin, Dedy Takdir. Riset Operasi (Aplikasi Quantitative Analysis for Management). Malang: CV. Citra Malang.
Komentar
Posting Komentar
Ingatlah untuk selalu berkomentar dengan menggunakan kata-kata yang sopan. Komentar yang tidak pantas akan dihapus.