Langsung ke konten utama

Yuk, Kenalan sama Riset Operasi!

Sumber: Unsplash

Riset Operasi? Spesies macam apa ini? Baru aja mendengar kata riset kepala rasanya sudah pusing tak karuan. Riset memang tidak mudah. Bahkan untuk membuat tulisan ini pun perlu melakukan riset terlebih dahulu, lho. Tapi, tahukah bahwa dalam kehidupan sehari-hari, tanpa kita sadari kita sering melakukan riset?

Yup, riset tidak selalu mengenai kegiatan membuat penelitian, skripsi, jurnal, dan kawan-kawannya. Pun demikian dengan Riset Operasi. Sebelum membahas lebih jauh mengenai Riset Operasi, seperti biasa kita simak dahulu pengertian menurut para ahli. Menurut Taha (1987), Riset Operasi diartikan sebagai “penggunaan teknik-teknik matematis untuk membuat model dan mengambil keputusan”. Miller dan MK. Starr menyatakan dalam Syaifuddin (2011) bahwa Riset Operasi adalah “alat manajemen yang menyatukan ilmu pengetahuan, matematika, dan logika dalam memecahkan masalah, sehingga dapat diselesaikan secara optimal”.

Jika kita lihat dari dua pernyataan di atas, maka kita dapat mengambil kesimpulan. Terdapat kata kunci “membuat model”, “memecahkan masalah”, dan “mengambil keputusan”. Ya, Riset Operasi adalah sebuah langkah menyusun model matematis untuk menyelesaikan masalah operasional dalam berbagai bidang, sehingga dapat diambil keputusan secara optimal. Namun, bagaimana asal muasal munculnya istilah Riset Operasi dalam peradaban?

Dari berbagai referensi, diketahui bahwa semua ini bermula saat Perang Dunia kedua (ingat, Perang Dunia, bukan Piala Dunia). Layaknya situasi perang, tentara Inggris dihadapkan pada keadaan sumber daya yang terbatas. Karena itu, militer Inggris lalu memanggil banyak peneliti untuk ditugaskan melakukan riset terhadap operasi militer, guna memecahkan masalah penggunaan anti kapal selam, konvoi, hingga strategi pengeboman yang efektif. Langkah ini cukup berhasil, dan membantu mereka dalam memenangi Battle of North Atlantic. Hal yang sama lalu dilakukan oleh militer AS untuk menunjang keberhasilan dalam Perang Dunia kedua, dengan memanfaatkan sumber daya perang yang terbatas. Setelah Perang Dunia kedua usai, inilah awal mula istilah Riset Operasi dipopulerkan, yang terinspirasi dari “riset operasi militer”.

Kini, Riset Operasi digunakan dalam berbagai bidang industri. Seperti perencanaan pembelian, perencanaan produksi, alokasi sumber daya produksi, perhitungan nilai keuntungan, penentuan jalur distribusi produk, perencanaan kerja, dan lain sebagainya. Pertanian juga tak luput dari penerapan Riset Operasi. Beberapa contoh Riset Operasi yang dapat kita jumpai dalam pertanian antara lain penentuan prioritas benih yang akan ditanam, perencanaan persediaan pakan, hingga menentukan target pengiriman komoditas pertanian.

Bicara tentang Riset Operasi, secara matematis terdapat tiga unsur utama, yaitu variabel keputusan, fungsi tujuan, dan fungsi kendala. Variabel keputusan adalah komponen-komponen penyusun fungsi tujuan. Sementara fungsi kendala adalah kumpulan-kumpulan persamaan yang menjadi pembatas dalam menentukan nilai suatu variabel. Secara umum, fungsi tujuan bermuara pada dua pilihan keputusan, yaitu maksimisasi keuntungan dan minimisasi biaya. Kedua keputusan tersebut merupakan kondisi optimal fungsi tujuan yang diraih setelah dilakukan penyesuaian terhadap kendala-kendala yang menyertai.

Seiring berjalannya waktu, saat ini mulai berkembang teknik-teknik Riset Operasi yang dapat digunakan disesuaikan dengan bidang dan tujuan yang ingin dicapai. Beberapa metode yang terkenal antara lain Linear Programming, Metode Transportasi, Teori Antrian, Analisis Jaringan Kerja, dan lain-lain. Selain melalui perhitungan secara manual, penyelesaian masalah Riset Operasi kini juga dapat dibantu menggunakan software seperti LINGO, LINDO, QM, SPSS, dan bahkan Microsoft Excel.

Pada artikel selanjutnya, kita akan membahas salah satu dari teknik-teknik Riset Operasi. Apa itu? Stay tune terus bersama kami!


Referensi

Taha, Hamdy A. 1987. Operation Research: An Introduction. USA: Prentice Hall.

Siang, Jong Jek. 2011. Riset Operasi dalam Pendekatan Algoritmis. Yogyakarta: CV Andi Offset.

Hillier, Frederick S. dan Gerald J. Lieberman. 2001. Introduction to Operation Research. New York: McGraw-Hill.

Syaifuddin, Dedy Takdir. Riset Operasi (Aplikasi Quantitative Analysis for Management). Malang: CV. Citra Malang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sarjana Pertanian jadi Anak IT, Gelarnya Ga Kepake?

Bismillah, Assalamualaikum semuanyaa! Oke, kali ini gua pengen bikin tulisan yang sedikit ga formal yaa. Disclaimer  dulu, kalo tulisan ini dibuat bukan untuk sombong. Lagian, apa sih yang mau disombongin dari gua? Wkwkwk. Lebih tepatnya, tulisan ini buat meyakinkan kita semua, khususnya buat diri sendiri, terhadap dilema berkarir tapi ga sesuai jurusan. Atau, bingung di persimpangan antara menjadi spesialis, atau generalis. Well , semoga tulisan pengantar tidur ini bisa jadi sedikit motivasi buat temen-temen yang mengakhiri hari Senin ini dengan rasa capek. Long short story , setelah gua wisuda di Februari 2020, pandemi menyapa. Siapa si yang ga kena dampak coba? PHK di mana-mana, nyari kerja susah, yang kuliah jadi terhambat, macem-macem deh pokoknya. Termasuk gua, di mana setelah wisuda, gua pun sempet bingung, mau ngapain abis ini? Tiba-tiba aja, gua dapet inspirasi buat belajar UI design gara-gara ngeliat foto-foto mock up  di IG. Lalu, ketemu lah gua sama website Build ...